Backpackeran ke Labuan Bajo Hanya dengan 300 Ribuan!



Dare to Dream – Semua orang mempunyai mimpinya masing-masing. Termasuk untuk mengunjungi sebuah tempat yang menjadi impian. Labuan Bajo menjadi salah satu tempat yang banyak sekali diidamkan oleh semua orang yang menyukai dunia traveling. Begitu pula dengan saya, sudah sejak lama sekali saya hanya bisa memandangi Labuan Bajo di layar handphone saja. Pesonanya sudah tidak perlu diragukan lagi, seluruh penjuru dunia saya rasa sudah melirik salah satu keajaiban dunia ini. Saking inginnya saya berkunjung ke Labuan Bajo, sampai-sampai saya membuat artikel sendiri perihal impian saya tersebut.

Hingga pada akhirnya bulan September akhir ini saya berkesempatan untuk mengunjungi Labuan Bajo dan saya akan tinggal selama 45 hari. Wow, waktu yang cukup lama, bukan? Namun kali ini dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, atau biasa disebut sebagai kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Bagi kalian yang sedang menjalani studi di perguruan tinggi saya rasa sudah tidak asing lagi dengan kegiatan wajib tersebut. Dan beruntungnya saya dapat menjalani KKN di salah satu tempat paling indah di Indonesia. Asyik, kan?

Artikel ini khusus saya tulis hanya dalam pembahasan biaya transport ya, kalau mau tahu informasi lainnya bisa pantengin terus blog saya ini.

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menekan pengeluaran


Ada beberapa poin yang harus diperhatikan jika kita ingin bepergian ke suatu tempat. Salah satunya adalah transpotasi. Tapi, tentu transportasi tak bisa dipukul rata untuk semua kalangan. Ada yang memang perlu cocok untuk yang low-budget ada juga yang sebaliknya. Namun kali ini saya akan lebih fokus pada yang versi low-budget saja, bukan apa-apa, tapi karena saya belum mampu untuk bepergian dengan mode too much budget. Hahaha

1. Lakukan perjalanan via darat dan laut
Jika mau irit dalam pengeluaran transportasi tentu saja kita harus sedikit berkorban, kombinasi perjalanan darat dan laut merupakan solusinya. Bagi saya pribadi perjalanan laut sudah cukup sering saya lakukan, namun bukanlah moda transportasi favorit saya. Alasannya adalah karena waktu tempuhnya yang terlampau lama, kontras sekali dengan transportasi udara. Bandingkan saja jika menggunakan pesawat kita hanya perlu duduk manis di kursi kurang dari 3 jam, jika menggunakan kapal akan memakan waktu selama 36 jam. Wow, kan? Ditambah lagi dengan kapal yang berangkat molor karena menunggu muatan penuh dahulu. Kemarin saya harus menunggu kemoloran waktu selama 3 jam, yang seharusnya pukul 11 malam sudah berangkat, namun kapal baru mulai berlabuh pukul 2 pagi.

Bosan di perjalanan? Tentu saja, apalagi ditambah banyak area yang dilalui kapal merupakan daerah yang tak ada sinyal sama sekali. Tapi percayalah, pemandangan di luar kapal akan tampak sangat indah sekali. Mungkin akan menyingkirkan rasa bosan kalian selama di kapal. Bahkan jika beruntung kalian akan menemui kawanan lumba-lumba yang tampak riang sekali menari di atas permukaan air

2. Bawalah logistik sesuai kebutuhan
Tak perlu membawa banyak jajan dalam perjalanan, saya paham memang makanan ringan merupakan salah satu cara untuk mengusir rasa bosan dalam perjalanan. Tapi, percayalah justru semakin banyak jajan yang kalian bawa, semakin banyak pula pengeluaran kalian. Kita semua tahu bawa harga makanan ringan itu tidak murah. Saran saya lebih baik bawalah bekal dari rumah, atau jika memang perlu membawa makanan ringan, belilah makanan yang mengenyangkan.

Total biaya yang saya keluarkan untuk menuju Labuan Bajo


Oke kita mulai, saya rasa inilah pembahasan yang paling kalian cari. Saya akan mencoba tulis sedetail mungkin. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua pelabuhan memiliki rute pelayaran menuju Labuan Bajo. Kalian bisa naik kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Berarti kalian harus mencari transportasi ternyaman, termurah dan cocok dengan kalian untuk menuju Surabaya terlebih dahulu. Saya pribadi memilih untuk menggunakan kereta saja agar bisa sampai Surabaya, karena selain cepat kereta adalah salah satu transportasi paling nyaman bagi saya.

Kali ini tiket kereta Maharani dari Semarang menuju Surabaya hanya IDR 50.000 saja. Justru malah lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan bus. Setelah sampai di Stasiun Pasar Turi Surabaya, kalian harus memikirkan bagaimana cara menuju pelabuhan. Kemarin saya menggunakan taksi online saja, dan biayanya adalah IDR 37.000. Bisa saja menggunakan ojek online, yang jelas sesuaikan dengan kebutuhan. Jika dirasa barang bawaan banyak, jangan sayang keluarkan uang untuk memesan taksi online, lagipula tidak mahal, kan?

Dan inilah transportasi kuncinya, yaitu kapal. Harga tiket kapalnya adalah IDR 300.000 saja, namun saya beruntung bisa mendapatkan tiket tersebut karena kebanyakan penumpangnya beli dari calo. Oh ya, kali ini adalah kapal swasta ya, bukan Pelni. Sebenarnya Pelni pun memiliki rute pelayaran yang sama, namun hanya ada 1 pelayaran saja dalam sebulan, jika swasta kalau tidak ada 2 kali pelayaran dalam seminggu. Nama kapalnya adalah KM Swarna Bahtera. Bagaimana tidurnya, kan perjalanan panjang? Tenang saja kalian bisa menyewa kasur hanya dengan membayar IDR 10.000, tapi memang harus berbagi tempat dengan penumpang lain, jadi pastikan barang bawaanmu aman. Tiket kapal tersebut sudah termasuk makan sebanyak 5x, ya walaupun memang sangat sederhana, tapi sudah cukup layak. Murah atau tidaknya tiket kapal tersebut bergantung pada pendapatmu masing-masing. Untuk saya pribadi sudah sangat murah apalagi sudah termasuk dengan makan.

Tinggal tunggu kapal bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo deh dan kalian sudah sampai di gerbang menuju surganya Indonesia!


Jadi total biaya yang saya keluarkan untuk menuju Labuan Bajo dari Kota Semarang adalah IDR 387.000. Sangat murah, kaaannn? Bandingkan saja dengan pesawat yang harganya menyentuh angka 2jt. Tetapi, semua itu tentu sesuaikan dengan kebutuhan kalian. Jika ingin backpackeran dengan mode low-budget silakan gunakan moda transportasi yang sudah saya jelaskan di atas. Namun, jika kalian enggan untuk berlama-lama di perjalanan, gunakanlah pesawat. Selamat berlibur, semoga kita berpapasan!

Salam Hangat,
Angga Tannaya



2 Responses to "Backpackeran ke Labuan Bajo Hanya dengan 300 Ribuan!"

  1. Wahh bisa nih jadi referensi buat kami backpackeran kesana nih mas.


    Salam kenal dari kami Travel Blogger Ibadah Mimpi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal, Mas! Ditunggu artikel ibadahmimpi di daratan Flores hehe

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel